Harun Masiku Kader Pdip Penyuap Wahyu Kpu Terdeteksi Di

Harun Masiku Kader Pdip Penyuap Wahyu Kpu Terdeteksi Di

Harun Masiku Kader Pdip Penyuap Wahyu Kpu Terdeteksi Di

Article. Jakarta, cnn indonesia sudah lebih dari 30 hari, harun masiku tak diketahui keberadaannya bak ditelan bumi. harun adalah mantan calon anggota legislatif pdip daerah pemilihan sumatera. Liputan6 , jakarta komisi pemberantasan korupsi (kpk) belum juga berhasil menangkap kader pdip harun masiku, tersangka penyuap komisioner kpu wahyu setiawan. kpk pun menjadikan harun sebagai buronan dan telah dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (dpo). keberadaan mantan caleg pdip dari dapil 1 sumatera selatan itu hingga kini masih misteri. Kader pdip harun masiku menjadi tersangka dalam kasus suap yang melibatkan komisioner kpu wahyu setiawan. harun masiku didorong oleh pdip. Kader pdip itu sempat terekam cctv melintas masuk ke jakarta melalui bandara soekarno hatta menggunakan pesawat batik air. namun informasi keberadaan harun tidak terdeteksi oleh pihak imigrasi. hal ini terjadi karena terjadi delay time dalam pemrosesan data perlintasan di terminal 2 f bandara soetta, ketika harun masiku melintas masuk.

Refly Harun Sebut Harun Masiku Lebih Berbahaya Dari Djoko

Refly Harun Sebut Harun Masiku Lebih Berbahaya Dari Djoko

Harun merupakan satu dari empat tersangka kasus suap itu. sebagai penerima, yakni komisioner kpu wahyu setiawan (wse) dan mantan anggota badan pengawas pemilu atau orang kepercayaan wahyu, agustiani tio fridelina (atf). sedangkan sebagai pemberi harun masiku dan saeful (sae) dari unsur swasta atau staf sekjen pdip hasto kristiyanto. Liputan6 , jakarta pengusutan kasus suap yang menyeret komisioner komisi pemilihan umum (kpu) wahyu setiawan masih panjang. komisi pemberantasan korupsi (kpk) masih memburu politikus pdip harun masiku yang menyuap wahyu setiawan terkait pergantian antar waktu (paw) di dpr wakil ketua kpk nurul ghufron pun mengultimatum mantan caleg dpr ri dari pdip itu segera menyerahkan diri. Harun menjadi tersangka penyuap wahyu setiawan. dia bersama kader pdip lainnya, saeful bahri disangka menyuap wahyu sebesar rp 600 juta. uang itu diberikan agar wahyu membantu harun agar dipilih menjadi anggota dpr lewat pergantian antar waktu. harun masih buron hingga sekarang. takdir mengatakan ada tiga saksi lain yang akan dipanggil. Kontroversi harun masiku. Padahal, menurut jaksa, berdasarkan hasil rekapitulasi kpu pada 21 mei 2019 terkait perolehan suara caleg pdip dapil sumsel 1, harun masiku hanya memperoleh 5.878 suara, nazarudin.

Kasus Suap Wahyu Setiawan Dan Kader Pdip, Demi Utak Atik Kursi Dpr

Diketahui, saeful terlibat dalam kasus korupsi penetapan pergantian antarwaktu (paw) anggota dpr 2019 2024 yang melibatkan eks komisioner kpu wahyu setiawan dan kader pdip harun. Kader pdip penyuap eks komisioner kpu wahyu setiawan dituntut 2,5 tahun bui perbuatan itu dilakukan bersama sama dengan eks caleg pdip, harun masiku. mengintip gaya edhy prabowo. Meski sejak ditetapkan sebagai buronan sejak januari 2020 kpk belum menemukan keberadaan harun masiku, namun ali menegaskan masih menunggu bukti valid komisi pemberantasan korupsi (kpk) mengungkapkan terdapat 10 orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (dpo) sepanjang 2020. adapun 3 di antaranya. Suap ini diberikan saeful bahri agar wahyu mengupayakan kpu menyetujui permohonan pergantian antarwaktu (paw) anggota fraksi pdip di dpr dari riezky aprilia ke harun masiku. padahal, suap itu bertentangan dengan jabatan wahyu setiawan selaku penyelenggara negara. uang suap itu diberikan kepada wahyu secara bertahap. jaksa mengatakan, perbuatan. Dikabarkan sebelumnya, harun masiku tercatat bertolak ke singapura pada 6 januari 2020 tepat dua hari sebelum operasi tangkap tangan (ott) kpk pada rabu (8 1) siang. dia terdeteksi pergi ke negeri singa itu melalui bandara soekarno hatta, tangerang, banten. harun merupakan penyuap wahyu setiawan.

Related image with harun masiku kader pdip penyuap wahyu kpu terdeteksi di

Related image with harun masiku kader pdip penyuap wahyu kpu terdeteksi di